1.
Pengertian SPOK menurut KBBI
a.
Subjek adalah pokok pembicaraan atau pembahasan.
b.
Predikat adalah bagian kalimat yang dikatakan oleh pembicara
tentang subjek, yang menandai apa yang dikatakan pembicara.
c.
Objek adalah perkara atau orang yang menjadi pokok pembicaraan.
d.
Keterangan adalah uraian disebut untuk menerangkan sesuatu,
penjelasan.
2.
Pengertian SPOK menurut Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia
a.
Subjek merupakan fungsi sintaksis yang terpenting yang kedua
setelah predikat.
Ciri-ciri:
1.
Pada umumnya subjek berupa nomina, frasa nominal, atau klausa.
Contoh: harimau binatang liar.
2.
Subjek sering juga berupa frasa verbal. Contoh: berjalan kaki
menyehatkan badan.
3.
Pada umumnya subjek terletak di sebelaj kiri predikat. Jika unsur
anjang dibandingkan dengan unsur predikat, subjek juga sering diletakkan di
akhir kalimat. Contoh: tidak banyak manusia yang mampu tinggal dalam
kesendirian.
4.
Subjek pada kalimat interaktif adalah orang kedua atau orang
pertama jamak dan biasanya tidak hadir. Contoh: mari (kita) makan.
5.
Subjek pada kalimat aktif akan menjadi pelengkap bila kalimat itu
dipasifkan. Contoh: kue saya dihabiskan (oleh) anak itu [pel].
b.
Predikat merupakan konstituen pokok yang disertai konstituen subjek
di sebelah kiri dan, jika ada, konstituen objek, pelengkap, dan/atau keterangan
wajib di sebelah kanan.
Ciri-ciri:
1.
Predikat kalimat biasanya berupa frasa verbal atau frasa
adjektival.
2.
Pada kalimat yang berpola SP, predikat dapat pula berupa frasa
nominal, frasa numeral, atau frasa preposisional, di samping frasa verbal dan
frasa adjektival.
3.
Predikat dalam bahasa Indonesia dapat mengisyaratkan makna ‘jumlah’
FN subjek.
c.
Objek adalah konstituen kalimat yang kehadirannya dituntut oleh
predikat yang berupa verba transitif pada kalimat aktif. Letaknya selalu
setelah langsung predikatnya.
Ciri-ciri:
1.
Objek biasanya berupa nomina atau frasa nominal. Contoh: Asih
mengunjungi pak Wibowo.
2.
Selain satuan yang berupa nomina atau frasa nominal, konstituen objek
dapat pula berupa klausa. Contoh: Pemerintah mengumumkan (bahwa) harga BBM akan
naik.
3.
Objek pada kalimat aktif transitif akan menjadi subjek jika kalimat
itu dipasifkan. Contoh: pembantu membersihkan ruangan saya. [O]
4.
Potensi ketersulihan unsur objek dengan –nya dan pengedepanannya
menjadi subjek kalimat pasif itu merupakan ciri utama yang membedakan objek
dari pelengkap yang berupa nomina atau frasa nominal.
d.
Keterangan merupakan fungsi sintaksis yang paling beragam dan
paling mudah berpindah letaknya.
Ciri-ciri:
1. Keterangan
dapat berada di akhir, di awal, bahkan di tengah kalimat.
2. Pada umumnya,
kehadiran keterangan dalam kalimat bersifat manasuka.
3. Konstituen
keterangan biasanya berupa frasa nominal, frasa preposisional, dan frasa
adverbial.
4.
Selain oleh satuan yang berupa kata atau frasa, fungsi keterangan
dapat pula diisi oleh klausa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar