1.
Frasa Endosentrik
a.
Contoh Frasa Endosentrik yang Koordinatif
v Membangun dan
mengembangkan
v Suami isteri
v Tua muda
v Pulang pergi
v Tiga empat
v Keluarga
kerabat
Penjelasan:
Frasa yang telah disebutkan di atas dikatakan frasa endosentrik yang
koordinatif karena memiliki distribusi yang sama dengan unsurnya. Atau terdiri
dari unsur-unsur yang setara. Kesetaraannya itu dapat dibuktikan oleh
kemungkinan unsur-unsur itu dihubungkan dengan kata penghubung dan atau atau.
b.
Contoh Frasa Endosentrik yang Atributif
v Masyarakat kini
v Sudah menyediakan
v Malam ini
v Sangat hemat
v Orang itu
Penjelasan: disebut dengan frasa
atributif karena frasa golongan ini terdiri dari unsur-unsur yang tidak setara.
Karena itu, unsur-unsurnya tidak mungkin dihubungkan dengan kata penghubung dan
atau atau. Kata yang bercetak miring di atas merupakan unsur pusat (UP),
yaitu unsur yang secara distribusional sama dengan frasa dan secara semantik
merupakan unsur yang terpenting, sedangkan unsur lainnya merupakan atribut
(Atr).
c.
Contoh Frasa Endosentrik Apositif
v Wakil Presiden
terpilih, Yusuf Kalla
v Kepala Balai Bahasa
Provinsi Riau, Agus Sri Danardana
v Gubernur Riau,
Annas Maamun
v Suminto A.
Sayuti, Sastrawan sekaligus Dekan FBS UNY
v Mustafa
Stittou, penyair Belanda
Penjelasan: Dalam hal ini, unsur
Wakil Presiden terpilih, sama dengan unsur lainnya. Yaitu sama dengan unsur
Yusuf Kalla. Karena sama, maka unsur Wakil Presiden terpilih dapat menggantikan
unsur Yusuf Kalla. Unsur Yusuf Kalla UP, sedangkan unsur Wakil Presiden
terpilih merupakan apositif (Ap).
2.
Frasa Eksosentrik
a.
Contoh Frasa Eksosentrik Direktif
v Di kuliti
v Di hapuskan
v Dari atas
v Kepada mereka
v Ke luar
v Dengan
bermunculannya
Penjelasan: Frasa diatas disebut
frasa eksosentrik direktif karena frasa ini unsur pertamanya berupa preposisi
(kata depan). Sedangkan unsur keduanya kata/kelompok kata berupa nomina (kata
benda).
b.
Contoh Eksosentrik Nondirektif
dalam Majalah Sagang
v Si pengemis
v Si perempuan
v Si lelaki
v Si perintih
v Si pennyihir
v Para pengunjung
v Sang pemimpin
Penjelasan: Frasa-frasa diatas
disebut frasa eksosentrik nondirektif karena unsur pertamanya berupa artikulus
(kata sandang). Sedangkan unsur keduanya berupa kata/kelompok kata nomina,
adjektiva atau verba.